Sing A Song


Drop me a line


Free chat widget @ ShoutMix

Labels

Archieve

Thursday, February 19, 2009

PUTU AYU















Gara-gara kena flu berat, dokter nyuruh istirahat 2 hari dirumah. Lha sakit koq ya masih pengen ngemil. Kebetulan ada sisa putih telur, jadilah ngeliat buku 20 kreasi putih telur dari Saji dan pengen bikin Cake Kukus Tepung Beras alias Putu Ayu.

Bahan:
150 gr putih telur
100 gr gula merah disisir halus
25 gr gula pasir
1/4 sdt garam
1 sdt emulsifier (SP/TBM)
100 gr santan kental instant
120 gr tepung beras

Bahan taburan (aduk rata)
100 gr kelapa parut kasar yang sudah dikukus supaya tidak basi
1/4 sdt garam

Caranya:

  1. Letakkan kelapa didasar cetakan putu ayu plastik yang sudah dioles minyak
  2. Kocok putih telur, gula merah, gula pasir, garam dan emulsifier sampai mengembang. Tuang santan. Kocok perlahan
  3. Masukkan tepung beras sambil diayak dan diaduk perlahan
  4. Tuang ke cetakan
  5. Kukus 5 menit dengan api sedang

Tuesday, October 21, 2008

Iseng-iseng

Akhir-akhir ini ketimbun lagi sama kerjaan baik pada waktu puasa maupun setelah lebaran. Umur makin bertambah lah koq jadi babak belur gini kerjaannya ya? Hiks...kadang jadi pengen berhenti kerja, tapi kalo ngebayangin cuma diam aja dirumah dan bikin kue melulu kan body jadi melar. Mungkin belum waktunya aja, jadi walaupun capek setelah nyampe dirumah ya dinikmatilah. Kan duitnya juga bisa dipake jajan untuk aku sendiri (dasar...ogah rugi).
Setelah banyak kunjungan ke keluarga akhirnya Sabtu malam Minggu kita bisa menghabiskan waktu dengan acara bebas. Gara-garanya teman Dita ada yang ulang tahun di Senayan City. Daripada setelah ngantar pulang kan habis waktu dijalan, ya akhirnya setelah berpisah dengan Dita aku iseng dong jalan-jalan window shopping. Yang tadinya ngga niat beli apa-apa akhirnya dapat baju di Mark & Spencer. Disitu aku udah mulai iseng ngelihatin para bapak/pacar yang lagi ngantar istrinya/pacarnya belanja. Ha ha...semua ekspresi para lelaki disitu koq merengut ngga kelihatan ceria, sementara wanitanya punya ekspresi mata yang berbinar-binar. Aku towel suamiku, tuh mas para lelaki pada merengut nguntit para wanita ha ha..Suamiku sih kalo lagi mood ya ngga kelihatan merengut, coba kalo lagi capek. Setelah darisana suamiku memilih duduk podium daripada jalan-jalan ngga karuan. Akunya ya masih menjelajah ke Debenhams dept store sendirian. Ternyata disana kelihatan para wanita lebih heboh lagi. Lha gimana ga heboh, disitu lagi sale. Lagi-lagi aku iseng ngeliat ekspresi orang yang belanja. Ketahuan aku ngga punya tujuan, daripada duduk kan mendingan cuci mata. Lha perut udah kenyang setelah makan di food court sih. Intinya Sabtu kemarin kita bebas punya acara. Minggunya ya balik lagi ada acara arisan keluarga dan halal bihalal. Minggu depan undangan pernikahan udah numpuk. Hiks...kapan week end bisa bebas beristirahat ya?

Sunday, August 17, 2008

Kena macet

Berhubung mau puasa biasanya salah satu dari aku dan 2 kakakku pergi ke makam almarhum orang tuaku di Kecamatan Taman, Pemalang untuk membersihkan makam beliau sekaligus kirim doa. Emang sih kirim doa bisa dimana saja, tapi kita tidak mau makam alm. orang tuaku tidak terawat. Alm. bukan asli orang Taman/Pemalang, tapi pada waktu alm. ibuku meninggal di Jakarta kita putuskan ibu dimakamkan didekat makam Oomnya yang dulu pernah tinggal di Taman. Jadi waktu bapakku meninggal ya otomatis dimakamkan disebelah istrinya dong.

Tgl 16 Agustus, aku dan suami berdua saja pergi ke RRT alias Republik Rakyat Tegal dimana dulu aku dilahirkan, dibesarkan dan tamat SMA disana. Diantar 2 kakakku, hanya aku saja yang kelahiran Tegal dan selalu menjadi ledekan Oom & tante kalo kita ngumpul. Paling tidak dialek Tegalku lebih nempel daripada ke 2 kakakku dan orang tuaku sendiri asli dari Solo dan Demak. Jadi kalo aku ditanya asliku dari mana? Dengan bangganya aku bilang "Saya dari RRT pak/bu. Alias Republik Rakyat Tegal"he he...Lha gimana coba kalo mau ngaku orang Solo lah wong aku lahir dan besar di Tegal meskipun dulu waktu kecil tiap kali liburan pergi kerumah Eyangku di Manahan dan nonton latihan band Trenchem di jalan Kelud. Salah satu pemain band Trenchem ini ya Bp Setiawan Djodi yang sudah konglomerat itu tuh...

Nah sekarang tiap kali mau nyekar alm. orang tuaku, aku cukup melakukan perjalanan pulang balik Jakarta Tegal Taman Jakarta lagi pada hari yang sama. Selama ini sih perjalanan paling lama memakan waktu 5 jam saja. Kemarin ini ternyata perjalanan menjadi lama sekali. Ada pasar tumpah (yang pedagangnya menyita 1 jalur jalan) sebelum masuk tol Cirebon dan untuk jarak yang sangat pendek sampai hampir 2 jam. Ugh..menyebalkan, untung bawa arem-arem buat ganjal perut. Di kepala sudah angan-angan mau makan sate kambing Tegal yang ngga bau prengus. Aku dan suami cuma doyan sate kambing ya di Tegal. Di Jakarta makan sate?? Hiy..sorry ya...baunya aja udah mau muntah.
Keluar tol Cirebon, waks...ketemu macet yang lebih parah. Ternyata 2 jalur dari arah Barat ke Timur ditutup karena jalannya dikerok supaya jalannya mulus waktu lebaran nanti. Jadi jalur dari Barat ke Timur pakai 1 jalur dari arah Timur ke Barat OO..nasib, ternyata banyak sekali mobil dari Jakarta yang kelihatannya juga sama-sama mau nyadran (ke makam sebelum puasa). Suasananya mirippppp banget sama lalu lintas menjelang lebaran. Bedanya ngga banyak motor. Kalo ngeliat jam, wah udah ngga mungkin mau beli ini dan itu di Tegal karena kita ngejar waktu ke makam supaya ngga kemalaman. Bener aja sampai di makam alm. orang tuaku sudah jam 16:30 dan untungnya ngeliat tukang nyabit rumput untuk bantuin bersihkan makam. Ada sih yang jaga makam kompleks alm orang tuaku in, tapi dia sudah tua. Dari makam langsung ke rumah yang jaga makam terus ke Tegal kerumah salah satu famili yang tinggal disana. Istirahat sebentar sambil basuh muka supaya segar, langsung jam 19:00 kembali ke Jakarta.
Alhamdulillah perjalanan pulang ke Jakarta lancar banget dan masuk ke Jakarta jam 23:00. Padahal kita ngga jalan diatas 100 km/jam lho. Menurut suamiku, pulangnya konsumsi bahan bakar per liternya 16 km. Karena waktu ngisi bensin di Tegal, suamiku catat kilometernya dan jumlah liter yang diisi. Ngirit juga nih mobilku.
Kemarin bawa kamera tapi memory cardnya ngga ada didalam kamera hi hi...Moment selama perjalanan ngga ada deh

Friday, August 15, 2008

Nut and Puff Milk Sundae


Kalo baca bikinnya kelihatan ribet. Tapi rasanya enakkk...lho.
Menurut pak guru Yongki, cake ini tidak tahan lama karena tanpa campuran kimiawi.
Saran saya sih, bikin si ganache sehari sebelumnya. Lagian kalo si ganache sisa juga bisa disimpan di kotak kedap udara. Jangan disimpan di bagian freezer ya.
Kalo mau pake loyang yang lebih kecil perhatikan bahwa tinggi loyang paling tinggi adalah 5 cm. Kalo tidak, si cake akan ambles.




Coklat cotton cake:
A. 550 gr putih telur yang fresh (1 putih telur lebih kurang = 30 gr)
350 gr gula pasir yang halus (gula kastor)
1 sdm cream of tar tar

B. 18 merah telur, 3 putih telur (450 gr)
220 gr susu cair
1 sdt Vanila bubuk

C. 210 terigu cap kunci
180 gr roombooter (atau merk Palmia gold juga boleh)

D. 1 sdm pasta coklat black forest (pake merk Toffieco)
1 sdm pasta mocca super (pake merk Toffieco)

Caranya:

  1. Kocok dengan mixer bahan A dengan kecepatan sedang selama 10 menit sampai lembut dan mengembang baik (tandanya kalo kocokannya diambil ada ekornya diujungnya, pengocokan sudah cukup)
  2. Lihat Bahan B, panaskan susu sampai hangat, lalu matikan apinya. Aduk dengan whisk telur dan vanili dan masukkan kedalamnya susu hingga rata.
  3. Lihat Bahan C; lelehkan roomboter sampai cair dan tidak mendidih, lalu masukkan terigu kedalamannya dan aduk sampai tercampur rata.
  4. Satukan bahan B dan C dan aduk hingga rata
  5. Setelah putih telur kaku, masukkan kedalam adonan 4 dan aduk hingga rata dan tercampur lalu beri dengan D (pasta) dan aduk lagi sampai rata.
  6. Masukkan ke 2 loyang ukuran 23 x 33 yang sudah diolesi mentega dan dialas kertas roti dan dioles lagi mentega. Ketok-ketok loyang yang sudah diisi adonan supaya udaranya keluar.
  7. Panggang au bain maire dengan panas 180 der C selama 45 menit ( loyang yang sudah diisi adonan bagian bawahnya dibungkus kertas aluminium foil lalu masukkan ke loyang yang lebih lebar yang sudah diisi air. Loyang dibungkus kertas aluminium foil agar air tidak merembes masuk kedalam loyang adonannya)
  8. Setelah matang potong melintang menjadi 3 bagian dengan tebal kira-kira 1.5 cm.
  9. Kalo mau bikin 1 loyang maka resep yang dipake 1/2 nya saja.
Kemudian bahan untuk menghias

A. 3 lembar cake cotton cake coklat yang tadi sudah dibuat lebih dahulu
Kacang (tumbuk) atau bisa pake kacang mete/almond yang dipanggang
coklat serut
coklat bubuk

B. 3oo gr air dingin
20 gr kopi instant
1/2 sdt pasta coffee Toffieco (selera ya soal merk pastanya)
100 gr gula pasir

C. 300 gr ganache yang sudah dibikin sehari sebelumnya (kira-kira dari 200 gr coklat milk compound campur 200 gr fresh cream non diary. Masak diatas jadi satu tapi tidak boleh sampai mendidih. Diamkan dan simpan di lemari es semalam sampai dingin. Waktu mau dipake kocok dengan mixer sampai mengembang)
75 skippy yang creamy

D. Butter cream untuk hiasan.

Caranya:
  1. Aduk bahan B sampai rata (kopi dan air dsb)
  2. Kocok ganache (bahan C) hingga rata
  3. Ambil 1 lembar cake coklat yang sudah dibelah, basahi dengan air kopi (bahan B) lalu olesi dengan ganache (bahan C) sampai rata, tutupi lagi dengan cake coklat dst sampai 3 lapis
  4. Potong kue menurut selera, tiap kue olesi tepingan dengan cream dan taburi dengan kacang tumbuk (celupin ke kacang tumbuk di sisi kue saja supaya mudah nempel)
  5. Atasnya beri coklat serut dan taburi dengan coklat bubuk atau hias sesuai selera saja ya...


Thursday, July 10, 2008

Kue Lumpur ayam















Kalo blog ini bisa ngomong, mungkin dia kangen sama aku ya?? Habis didiemin sebulan lebih sih.
Yang nulis sakit melulu, yang kena pileklah, batuklah. Huh...ngga pernah sembuh total.
Pas dapat tabloid Saji dari si embak penjual majalah didepan kompleks rumahku langsung deh jadi kangen bikin kue.
Asli resep dari tabloid Saji edisi 129 sudah aku ganti-ganti, dan menurut lidahku sih enak koq.


Resep untuk 30 buah.

Bahan tumisan:


  • 100 gr ayam giling

  • 25 gr jamur kancing dipotong-potong (aku ganti pake kacang polong, gak punya stok jamur kancing)

  • 2 siung bawang putih, cincang kasar

  • 3 butir bawang merah, cincang kasar

  • 2 cabe merah, cincang kasar (aku gak pake cabe, perutnya ngga kuat makanan pedas)

  • 2 sdt saos tomat

  • 1/2 sdt garam

  • 1/4 sdt merica bubuk

  • 1/2 sdt gula pasir

  • 50 ml air

  • 2 tangkai kucai dirajang

  • 1 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat isinya:




  • Panaskan minyak, tumis bw putih, bw merah sampai harum. Tambahkan ayam giling. Aduk sampai berubah warna

  • Masukkan jamur kancing, aduk rata. Tambahkan tomat, merica bubuk, garam dan gula pasir. Aduk rata

  • Tuang air, aduk sampai meresap. Tambahkan kucai dan aduk rata. Sisihkan

Bahan untuk kue lumpurnya:




  • 75 gr margarin

  • 250 ml air

  • 150 gr tepung terigu protein sedang (aku pake segitiga biru)

  • 75 gr gula pasir

  • 1/4 sdt garam

  • 150 gr kentang dikukus, dihaluskan

  • 6 butir telur

  • 400 ml santan dari 1/2 butir kelapa (asli resep pake susu cair tapi aku lebih suka pake santan)
Cara membuat kue lumpurnya:



  • Panaskan margarin dan air sambil diaduk sampai mendidih

  • Masukkan tepung terigu, garam dan kentang. Aduk sampai kalis. Angkat dan dinginkan

  • Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata dengan mikser kecepatan rendah.

  • Tuang santan sedikit-sedikit sambil dikocok rata

  • Tuang adonan dicetakan kue lumpur yang sudah dipanaskan. Biarkan setengan matang, lalu tabur dengan tumisan. Tutup dan biarkan sampai matang.

Rasa kue lumpur ini enak lhooooo. Silahkan dicoba, kan udah biasa kalo kue lumpur asin.


Thursday, June 19, 2008

Strawberry Cupcake

Mumpung belum berebut pake internet dengan Dita, cepat-cepat deh posting resep cupcakenya.
Resep ini didapat dari searching di internet. Sumbernya udah lupa (maaf buat yang sudah posting resep ini sebelumnya). Tapi resep udah dikutak kutik biar memenuhi seleraku.


Bahan:

  1. 175 gr butter
  2. 125 gr gula kastor
  3. 150 gr terigu segi tiga biru
  4. 25 gr maizena (kemarin lupa masukin ke adonan, tapi rasa ternyata tetep enak & moist)
  5. 20 gr susu bubuk
  6. 1 1/2 sdt baking powder double acting
  7. 2 telur
  8. 90 gr yoghurt (aku pake hanya 80 gr,abis kebetulan yang ada segitu sih)
  9. 6 fresh strawberry dicincang kecil-kecil


Caranya:

  1. Kocok mentega dan gula halus sampai warnanya pucat
  2. Masukkan telur satu demi satu, tetep dikocok deh
  3. Masukkan tepung terigu yang sudah dicampur maizena, susu bubuk dan baking powder, kocok sebentar sambil masukkan yoghurt. Setelah adonan rata matikan mixer
  4. Masukkan fresh strawberry yang sudah dicincang kecil-kecil, aduk rata
  5. Masukkan ke cup cake, oven 180 der C selama 25 menit.
    Jangan lupa waktu ngocok mentega, oven dinyalakan dulu ya...


Lagi pengen nyoba ntar diberi pasta strawberry enak gak ya? Ini ga pake aja udah enak, seger gitu loh rasanya. Empuk dan moist.

Sunday, June 15, 2008

Testing posting dengan foto cupcake

Resep akan diposting kemudian. Masih capek karena banyak acara hari Minggu ini.